Info Lowongan Kerja


Belajar Bahasa Inggris ???
Merenung, bukan berarti melamun. merenung lebih bermakna pada berpikir secara lebih mendalam mengenai suatu hal, masalah, pemikiran, gagasan dan hal yang diniatkan untuk diwujudkan. Sedangkan melamun lebih berarti pada “angan-angan”. Halaman ini terwujud sebagai ruang tempat penulis merenungkan sesuatu. Semoga perenungan ini akhirnya menetas menjadi sesuatu yang berguna. Amiin

MOTIVATION NOW!
Putting off achieving your goals merely creates a void in your life, a sense of waiting for something to happen. This waiting can actually become the most tangible part of the dream and in this state we often never get motivated or courageous enough to dive in head-first. Start small, big things will follow:To be self-motivated - BE FIRST!Be the first...
Bicara Dengan Bahasa Hati
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah...
Ibunda, Kenapa Engkau Menangis
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...." ...
SEORANG MUSLIM MESTI BERJIWA POLITIS
Adakalanya kita patut bersikap politis untuk tidak terang-terangan menyebut kata Allah (di mulut) serta tak perlu membawa-bawa label Islam, khususnya ketika menghadapi orang-orang (masyarakat) yang masih menunggangi agama untuk kepentingan ekonomi dan politiknya, serta menyalah-artikan agama untuk pamer kekuasaan dan kebanggaan diri sejak dari tradisi...
Jadilah Pribadi-pribadi yang Unik dan Langka
Bila kita telanjur bergelimang dalam budaya korupsi maka kita tak punya kekuatan moral untuk mengkritik dan memberantas para koruptor; begitu juga bila kita terlampau dekat dan kompromi dengan elite-elite penguasa yang korup, maka kita tak punya hak moral untuk menentang para penindas rakyat yang mencintai ketidakadilan. Karena itu berkat kejujuran...
Subscribe to:
Posts (Atom)